Gunung papandayan gunung yang ramah untuk pemdaki pemula

Hi everyone,di post pertama ini aku mau cerita tentang pendakian pertamaku ke gunung papandayan bersama empat teman temanku.

Let me introduce my self and my friend dulu ok!first,namaku Helda(@helddaaaa) dan keempat temanku adalah Olpi(@olpitiani).Dea(@deasofiantii).resa(@resangrha_)dan terakhir Ilham(Ilham4062)

Jadi ceritanya kami berlima ikut opentrip dari bandung padahal kami orang tasik.kami berangkat dari tasik kira kira pukul setengah 5 tanggal 04 feb 2019.kami tiba di salah satu homestay di pasar cisurupan garut yang telah disediakan oleh pihak opentrip itu sendiri,kira kira pukul 22.00.singkat cerita kami pun beristirahat di home stay tersebut beralaskan matras di suhu yang sangat rendah.

Fyi,gunung papandayan adalah gunung aktif dengan ketinggian 2665 yang berada di desa cisurupan.gunung papandayan ini cukup terkenal di kalangan pendaki karena treknya yang lumayan landai.gunung ini recomend banget buat kamu yang baru mau mendaki.

Pagi pagi sekitar pukul 06.00 kami berangkat kegunung papandayan dengan menggunakan mobil bak yang telah disediakan pihak sana.Disepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan pagi hari yang menakjubkan.setibanya ditempat pendakian kami berdoa terlebih dahulu lalu berfoto ria bersama.

Di awal pendakian kami disuguhi dengan batu batu dan kawah yang menakjubkan.kami beristirahat dulu di sebuah warung yang ada di awal jalur pendakian,mengisi perut kami yang tidak terlalu lapar.

Setelah beberapa saat kami beristirahat kami melanjutkan perjalanan ke pondok salada dan istirahat sejenak di pos pendakian gubber hood,jarak dari awal pendakian ke pos ini kira kira 1-2km.

Kami tiba di pondok salada kira kira pukul 12 siang.di pondok salada ini terdapat toilet dan beberapa warung sehingga cocok dijadikan tempat berkemah. kami pun memasang hammock dan flysheet untuk sekedar ngopi dan bercengkrama.kami pin salat Dzuhur disana,bahkan ada salah satu teman perjalanan kami yang sempat mandi dulu.

Karena kami tektok,Sekitar pukul 12.30 kami melanjutkan perjalanan ke Hutan mati melewati beberapa Bunga Edelweis yang cantik.Dihutan Mati kami melakukan apa yang biasa dilakukan,apalagi kalau bukan berfoto.Disela sela kami berfoto tiba tiba turun hujan deras.sialnya dua temanku yang cowok gak bawa jas hujan,jadi jas hujan nya kami pake satu berdua.(berasa drama korea wkwk).untungnya hujan gak terlalu lama,kami pun berfoto kembali dan pulang dengan selamat.

Segitu doang cerita pendakian ke gunung papandayanku,ini itu pendakian pertamaku lho,pulang pulang badan langsung pada sakit.tapi gak papa karena itu gak seberapa dengan pengalaman yang aku dapatkan.tungguin cerita pendakianku selanjutnya ya.terimaksih sudah membaca😊

Leave a comment